Pandangan Hasil Tes MBTI
Dalam lingkungan kerja, kita akan berhadapan dengan berbagai tipe kepribadian. Dengan MBTI kita tidak hanya mampu mengenali diri sendiri tapi juga mampu mengenali kepribadian orang lain. Semakin kita mengenal orang lain, semakin kita tahu bahwa semua kepribadian adalah unik dan tidak ada kepribadian yang lebih unggul dari kepribadian lainnya. Semua tipe kepribadian adalah setara sehingga kita bisa melihat realita dari sudut pandang orang lain.
Memahami karakter kepribadian rekan
kerja adalah sangat penting untuk membangun performa tim yang maksimal.
Contohnya, jika salah satu dari tim kita memiliki atribut kepribadian
‘Perceiving’ (P) dan anggota tim yang lain adalah ‘Judging’, hal ini bisa
memicu banyak pertentangan dan konflik dalam pekerjaan.
Pada akhirnya akan timbul rasa
frustasi pada satu orang ini (anggota tim yang memiliki sifat perceiving)
ketika anggota tim yang lain menuntutnya untuk bekerja dengan standar mereka.
Hal tersebut merupakan salah satu contoh bahwa mengetahui karakter dan
kepribadian rekan kerja sangatlah penting.
Namun Seorang penulis bernama
Benjamin Hardy dalam bukunya Personality Isn’t Permanent menyebutkan bawa tes
kepribadian seperti MBTI dapat membawa pengaruh buruk jika kamu membiarkannya
melimitasi dirimu.
Riset menunjukkan bahwa kecenderungan
seseorang bisa berubah dan tentunya, keenambelas kepribadian ini terlalu
sedikit untuk bisa menjelaskan kepribadian seseorang yang amat kompleks.
Berdasarkan pengalaman pribadiku,
sejak awal aku mengisi Tes MBTI empat tahun lalu, aku yang awalnya ESFJ-T sudah
dua kali berganti tipe, menjadi INFP-A dan kemudian menjadi ENFJ-A hingga
sekarang.
Tes psikologi, seperti Tes MBTI,
membantumu untuk mengenali dirimu sendiri secara lebih baik berdasarkan citramu
saat ini. Tentu tes ini tidak 100% memberikan jawaban yang benar sehingga kamu
harus merefleksikan kembali hasil tesmu dengan keadaanmu sebenarnya.
Jika kamu ingin mengubah
kekuranganmu, itu sangat mungkin untuk dilakukan. Aku menganjurkan kamu untuk
mengambil Tes MBTI secara berkala agar mendapatkan hasil terkini soal keadaanmu
saat ini.
Kamu terus berkembang, maka tentu
kamu harus mendeteksi perubahan itu, bukan?
Perjalanan mengenali diri sendiri
memang tidak mudah. Meskipun demikian, dengan menggunakan bantuan tes
psikologi, seperti Tes MBTI, semoga kamu mampu merefleksikan diri dengan lebih
baik.
Supaya kamu tidak terjebak dengan menjadikan
deskripsi Tes MBTI sebagai penghambat dirimu untuk berkembang, kamu harus
memastikan hidupmu terus dilengkapi dengan growth mindset.
Komentar
Posting Komentar